Taman Safari Dubai Buka Lagi Dengan Wajah Baru

oleh -
Salah seorang keeper di Taman Safari Dubai sedang memberikan makan kepada dua burung bangau. Taman Safari Dubai kembali buka untuk umum setelah tutup akibat pandemi corona. (Foto:IG-@dubaisafari)

JALAJAHNUSAE.com – Negara Emirat Arab cukup serius membangkitkan sektor pariwisata setelah sempat terpukul oleh pandemi corona (Covid-19).

Upaya itu ditunjukan dengan mempercepat renovasi Dubai Safari Park (Taman Safari Dubai) yang secara resmi mulai dibuka kembali pada hari Senin (05/10/2020) lalu.

Taman Safari Dubai (TSD) ini dikembangkan di beberapa bagian hampir mencapai dua tahun pekerjaan. TSD pun sekarang berubah lebih baik.

Objek wisata seluas 119 hektare, yang dibangun di lokasi bekas pembuangan sampah, pertama kali membuka gerbangnya untuk umum pada Desember 2017, tetapi tiba-tiba ditutup lima bulan kemudian untuk “perbaikan taman”.

Setelah penambahan variasi fauna dan tumbuhan serta pergantian pengelolaan, taman tersebut dibuka kembali untuk bisnis.

Direktur Operasi, Muna Alhajeri, mengatakan situs – yang terletak di wilayah gurun timur Dubai, salah satu dari tujuh emirat yang membentuk UEA – adalah rumah bagi hampir 3.000 satwa.

Pengunjung Taman Safari Dubai menyaksikan pawang ular yang sedang menjelaskan salah satu spesies melata. (Foto:IG-@dubaisafari)

“Ini termasuk fauna langka yang hadir untuk pertama kalinya di Uni Emirat Arab,” katanya kepada AFP, dengan spesies termasuk Gajah Afrika, beruang hitam Asia – atau “beruang bulan” – dan antelop bongo Afrika.

“Situs itu diubah dari tempat pembuangan sampah menjadi tujuan wisata, hiburan dan budaya,” kata Alhajeri.

Dari akhir 1970-an hingga awal 1990-an, kawasan itu berfungsi sebagai fasilitas persampahan. Tumpukan sampah pernah menggunung di sana setinggi sekitar 30 meter, menurut laporan resmi.

Alhajeri mengatakan, sejak pembangunan danau di tengah taman, burung liar ramai berdatangan ke lokasi tersebut.

“Tempat itu dibangun sedemikian rupa untuk menampung satwa liar di habitat alami dengan baik,” katanya.

Dubai, yang memiliki ekonomi paling terdiversifikasi di kawasan Teluk yang kaya minyak, telah terpukul parah oleh pandemi virus corona.