Bumi Pakarang Susuhunan, Museum Senjata Tradisional Indonesia

oleh -
Tampak seorang pengunjung melihat-lihat koleksi di “Bumi Pakarang Susuhunan. (Foto: Ist.)

JALAJAHNUSAE.com – Kota Bandung kini memiliki destinasi wisata budaya baru berupa museum senjata (perkakas) tradisional Indonesia bernama “Bumi Pakarang Susuhunan”. Museum yang diprakarsai R.H. Gun Gun Gurnadi Gumelar ini, diresmikan Sabtu (23/11/19) lalu oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Bandung Dewi Kaniasari.

Di dalam Bumi Pakarang Susuhunan terdapat sekitar 4000-an keris, kujang, dan pakarang (perkakas) warisan budaya Indonesia. Semuanya tertata apik nan menarik di sekeliling museum yang dikelola di bawah naungan Yayasan Museum Galuh. Alamatnya berada di Jalan Pirus Galuh I No 5, Cisaranten Kulon, Arcamanik, Kota Bandung.

Kadisbudpar Kota Bandung Dewi Kaniasari mengungkapkan, destinasi wisata budaya ini diprakarsai langsung oleh warga, sosok pemrakarsanya yakni R.H. Gun Gun Gurnadi Gumelar. Menurut Dewi Kaniasari, model seperti ini yang pertama kali ada di Kota Bandung.

Kadisbudpar Kota Bandung Dewi Kaniasari (kiri) saat meninjau museum. (Foto Ist.)

“Setahu saya beliau (R.H. Gun Gun) mengoleksinya sejak tahun 1970-an. Ini luar biasa, koleksinya penuh pesona,” tutur Kenny —sapaan akrab Dewi Kaniasari.

Sementara itu, Gun Gun sang pemilik museum Bumi Pakarang Sasuhunan memaparkan, museum ini memang dirancang untuk lebih menonjolkan berbagai macam pakarang (perkakas) khas Sunda.

“Di sini cuma pakarang saja, mulai dari berbagai jenis alat pertanian, berburu sampai untuk perang. Sebagain masih ada di museum saya di Ciamis, tapi untuk di Bandung ini yang paling banyak,” jelas Gun Gun di sela-sela peresmian yang diramaikan atraksi membuat keris dan acara diskusi keris.*** (IG/rls)