Wisata Trekking Sentul, Siasat Liburan Sambil Olahraga yang Aman di Kala Pandemi

by -
sumber: trekkingsentul.com

Jalajahnusae.com – Di masa pandemi seperti ini, kita wajib jaga kondisi tubuh. Setelah melewat masa karantina mandiri dan berdiam di rumah, menjaga kebugaran tubuh jadi nomor paling penting. Mengingat, imun tubuh harus siap melawan virus , wisata trekking jadi salah satu siasat menjaga stamina sekaligus kesehatan mental kamu.

Wisata Trekking Sentul Bogor yang Sedang Diminati

Di Sentul Bogor, ramai masyarakat sekitar atau kota terdekat melakukan olahraga sekaligus wisata trekking. Wisata trekking jadi pilihan karena selain fisik, kita bisa memanjakan mata dengan pemandangan alam yang indah. Selain itu lokasinya dekat, sehingga kamu tidak perlu ambil cuti untuk berwisata.

Wisata ini, kamu akan diajak melewati perkampungan warga, menaiki bukit, juga melewati sawah, tergantung dari rute trekking yang dipilih. Selain menyehatkan dan punya lanskap yang menyegarkan mata, wisata ini juga terbilang cukup murah.

Sebelum mulai, kamu sebaiknya memilih operator tur dan menentukan paket trekking yang ingin diikuti. Banyak penyedia jasa travel yang memiliki paket trekking ke Sentul. Agen perjalanan ini bekerjasama dengan warga lokal Sentul untuk memandu wisatawan berkeliling kawasan tersebut.

Rute Trekking Sentul Bogor

Ada 3 rute trekking yang bisa kamu tempuh. Masing-masingnya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda.

Rute I

Pilihan rute pertama yakni untuk pemula. Rute Leuwi Asih – Goa Garunggang – Leuwi Asih memiliki estimasi waktu tempuh 2 – 2,5 jam, dengan meeting point Leuwi Asih pukul 06.30 WIB. Tarif wisata tekking ini beragam, disesuaikan dengan jumlah orang yang ikut. Mulai dari Rp165 ribu hingga Rp235 ribu setiap pesertanya.

Rute ini mengantarkan kamu ke Goa Garunggang. Di sana kamu bisa menikmati keindahan goa dengan berfoto, yoga, atau sekedar istirahat setelah trekking. Goa ini memiliki pintu masuk berbentuk vertikal, seolah mulut raksasa yang menganga.

Sekitar goa ini, kamu akan melihat rangkaian bebatuan yang unik. Seakan tersusun, bebatuan ini mirip candi atau sebuah situs sejarah. Selain itu juga terdapat kolam yang terbentuk secara alami, kamu boleh mandi di sana.

Rute II

sumber: trekkingsentul.com

Naik satu tingkat yakni rute kedua. Rute ini terbilang memiliki kesulitan menengah. Jalurnya cukup menanjak. Rute eksplor Curug Ciburial membawa kamu sampai ke surga tersembunyi. Di Curug Ciburial kamu bisa mandi setelah menempuh perjalanan jauh dan cukup terjal.

Di dekat Curug Ciburial, ada Curug Hordeng yang tak kalah menawan. Jaraknya hanya 5 menit berjalan kaki. Kolamnya pun lebih besar dibandingkan di Curug Ciburial, kamu bisa lebih leluasa untuk bermain atau bahkan mandi di sana. Curug Hordeng memiliki ketinggian 740 mdpl. Dalam bahasa sunda hordeng berarti tirai. Nama tersebut diberikan karena curug ini cukup lebar dengan aliran yang tidak terlalu tinggi, seperti tirai.

Tarif rute ini beragam, disesuaikan dengan jumlah orang yang ikut. Mulai dari Rp180 ribu hingga Rp235 ribu setiap pesertanya.

Rute III

Tingkatan rute ke tiga yakni ‘rute challenging’ untuk kamu yang suka petualangan dan tantangan lebih.

Rute Gunung Pancar – Curug Cinta. Rute ini memiliki estimasi waktu tempuh 3,5 – 4 jam. Biasanya, meeting point pukul 06.30 WIB. Jalur ini cukup menantang. Jarak tempuh hingga medan yang lebih berat jadi tantangan lebih di jalur ini. Tarif yang dipatok juga beragam tergantung jumlah peserta yang ikut. Untuk peserta berjumlah 2 hingga 6 orang, kamu akan dikenakan biaya mulai dari Rp240 ribu hingga Rp420 ribu. Harga termasuk sewa mobil jemputan kembali ke meeting point.

Daya tarik utama Curug Cinta adalah keunikan aliran airnya yang di apit oleh tebing bebatuan. Banyak yang menyebutkan, alirannya tampak seperti Arizona. Selain itu, airnya jernih dan tidak terlalu dingin. Kamu pasti betah di sini.

Di beberapa titik lokasi wisata ini, beberapa kolam yang memiliki kedalaman sekitar satu meter lebih dengan warna air yang hijau. Kamu juga diperbolehkan berenang di kolam tersebut.

Kawasan Sentul menyimpan beberapa spot air terjun yang indah. Jika belum puas dengan satu spot curug, tersedia jalur yang menyambungkan satu curug dengan yang lainnya. Misalnya, rute hutan Babakan menuju Leuwi Lieuk, lanjut ke Leuwi Cepet, lalu menuju ke Curug Barong, dan berakhir di Leuwi Hejo. Rute panjang tersebut setara dengan jarak 6 km dengan waktu tempuh sekitar 5 jam trekking.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Ikut Trekkin

Panduan aman untuk melakukan aktifitas ini juga jangan sampai terlewat. Jika kamu berencana trekking di musim hujan, maka wajib membawa perlengkapan seperti jas hujan, dan sepatu khusus trekking agar tidak licin. Sedangkan jika prakiraan cuaca cerah, kamu juga bisa mengenakan sneakers atau running shoes. Hindari menggunakan sendal atau semacamnya, karena jalurnya terjal dan basah.

Kamu juga tidak disarankan membawa barang yang berlebihan agar tidak berat saat jalan. Agar bisa menikmati curug dengan berenang, jangan lupa membawa pakaian ganti. Di sekitar kawasan ini juga terdapat warung kelontong, kamu bisa sarapan atau makan setelah perjalanan pulang.

Wisata trekking ini sedang ramai digandrungi, wisatawan yang datang diharapkan untuk tidak mencemari apalagi merusak alam sekitar. Seperti kata pepatah bijak, “Kita harus jaga alam agar alam melindungi kita”. Selain itu, kawasan hutan dan curug tersebut juga jadi sumber ruang hidup bagi masyarakat sekitar Sentul.

Baca artikel menarik lainnya di Jalajahnusae.com.