Perjalanan Mandalika Sebagai KEK Pariwisata, dari Kisah Sang Putri hingga Megahnya Sirkuit MotoGP

by -
sirkuit mandalika
Sirkuit Mandalika - Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/ama.

Jalajahnusae.com – Terletak di bagian selatan Pulau Lombok, Mandalika kini mencuat menjadi salah satu primadona. Tak hanya karena keindahan pantai dan pemandangannya, wilayah ini pun segera memiliki sirkuit balap internasional untuk MotoGP. Yuk, kita eksplorasi bersami keunikannya.

Ditetapkan Sebagai KEK Pariwasata pada 2014

Mandalika ditetapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014. Kawasan ini memiliki luas area sebesar 1.035,67 hektar dan menghadap Samudera Hindia. KEK Mandalika jadi salah satu “jagoan” guna mengakselerasi sektor pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat yang sangat potensial. Tak hanya itu, pemerintah pun membangun fasilitas besar seperti bandara, rumah sakit dan sirkuit balapan.

Kuta Mandalika, begitu ia dikenal orang-orang. Tempat ini menawarkan wisata bahari dengan pesona pantai dan bawah laut yang memukau. Kamu pasti tidak lupa untuk mengambil gambar di sini!

Legenda Putri yang Menjadi Asal-muasal Nama Mandalika

Pantai Kuta Mandalika – Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

Mandalika berasal dari nama seorang tokoh legenda, yaitu Putri Mandalika yang dikenal dengan parasnya yang cantik. Setiap tahunnya, masyarakat Lombok Tengah merayakan upacara Bau Nyale, yaitu ritual mencari cacing laut yang dipercaya sebagai jelmaan sanga putri. Perayaan ini merupakan budaya yang unik dan menarik wisatawan baik lokal maupun internasional.

Kisah rakyat ini telah terkenal di Suku Sasak, Lombok. Dalam ceritanya, disebutkan terdapat seorang putri nan cantik yang banyak diperebutkan oleh para lelaki. Ia tidak ingin membuat perpecahan di kalangan para pemuda bangsawan yang menaruh hati kepadanya.

Dikarenakan ia tidak kuat untuk menghadapi banyaknya lelaki yang ingin menikahinya, maka sang putri memutuskan untuk menjatuhkan diri di laut agar terhindar dari berbagai konflik. Sejak saat itulah daerah tersebut dinamakan Mandalika untuk menghormati kematian sang putri.

Akibat tindakan sang putri tersebut menghasilkan sebuah fenomena unik di Pantai Mandalika. Terkadang di pantai tersebut muncul banyak cacing laut yang dapat menyala pada malam hari. Keunikan ini menjadi salah satu daya tarik utama di sini.

Pembangunan Sirkuit MotoGP di Mandalika

Di wilayah KEK juga akan dibangun sirkuit balapan yang akan digunakan untuk superbike dan MotoGP. Jika Kamu fans berat Valentino Rossi, siap-siap untuk dikejutkan. Karena targetnya balapan MotoGP Mandalika akan digelar pada 2021. Namun, pelaksanaannya akan ditentukan oleh penyelesaian pembangunan sirkuit.

Sirkuit Mandalika memiliki lintasan sepanjang 4,31 kilometer yang dilengkapi dengan 17 tikungan dan sebuah lintasan lurus. Nantinya, sirkuit jalan raya ini mampu menampung hingga puluhan ribu penonton.

Selain berfungsi sebagai sirkuit atau arena balap motor dari MotoGP, sirkuit ini pun akan digunakan sebagai jalan raya umum. Jadi, meskipun tidak ada balap motor yang berlangsung, sirkuit ini tidak akan kosong begitu saja. Melainkan juga dapat dirasakan oleh masyarakat umum sebagai jalan raya yang bisa dilalui. Ingat, jangan ngebut ya!

Nampaknya, Mandalika akan menjadi calon “Bali” yang baru. Hal ini dikarenakan pembangunan gencar-gencaran menjadikan kawasan memiliki fasilitas yang cukupdan tentunya mudah diakses.

Mandalika begitu otentik dengan kisah sang putri, ditambah dengan kemegahan beragam fasilitas baru. Dengan begitu, kamu punya pilihan yang lebih variatif ketika sedang mencari destinasi yang mirip dengan pulau Bali.

Selain itu Nusa Tenggara Barat juga menjadi punya koleksi destinasi wisata yang semakin banyak untuk kamu kunjungi, tentu saja selain dua primadonanya, yakni Pulau Komodo dan Gili Trawangan.

Semoga ulasan dari Jalajahnusae.com di atas bermanfaat ya. Pasca pandemi nanti, yuk kita kunjungi tempat wisata satu ini.