Mulai Hari Ini, Kereta Commuter Kembali Normal

oleh -
Penumpang yang akan memanfaatkan KRL tetap harus menerapkan protokol kesehatan nasional. Yakni tetap menggunakan masker, mengikuti pemeriksaan suhu tubuh, dan jaga jarak sesuai tanda matra. foto: IG-@commuterline

JALAJAHNUSAE.com – Mulai hari ini Selasa (26/5/2020)  PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan beroperasi normal pukul 06.00-18.00, sesuai ketentuan  selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar alias PSBB DKI Jakarta.

Ini adalah jam operasional normal baru setelah KCI menerapkan jadwal terbatas selama libur Lebaran pada 24-25 Mei 2020.

“Jadwal pemberangkatan kereta-kereta pertama dari wilayah penyangga Jakarta mulai pukul 05.00 WIB,” ungkap VP Corporate Communications KCI Anne Purba melalui keterangan resmi perusahaan Senin (25/5/2020).

Penumpang yang akan memanfaatkan KRL tetap harus menerapkan protokol kesehatan nasional. Yakni tetap menggunakan masker, mengikuti pemeriksaan suhu tubuh, dan memanfaatkan fasilitas wastafel tambahan yang ada di stasiun untuk cuci tangan dengan air mengalir dan sabun sebelum dan sesudah naik KRL.

elama dalam kereta, KCI juga minta penumpang untuk tidak bicara secara langsung maupun dengan telepon genggam alias hp selama  dalam kereta.

Ini demi mencegah penularan Covid-19 lantaran penularan virus corona bisa melalui droplet atau cairan yang dapat keluar dari mulut dan hidung saat kita batuk, bersin, maupun berbicara.

Selama masa PSBB, KCI juga membatasi j jumlah penumpang dalam satu gerbong kereta yakni maksimal 60 orang.

Pembatasan dilakukan dengan penyekatan penumpang di sejumlah titik, sehingga jumlah yang berada di peron dan di dalam kereta terkendali.

“Bila diperlukan, petugas juga melakukan buka tutup pintu masuk stasiun,” imbuhnya.

KCI mencatat, dua hari selama Lebaran,  jumlah penumpang mencapai 83.125 orang dari dua tahap pengoperasian terbatas KRL, yakni pukul 06.00-08.00 WIB dan tahap kedua pada 16.00-18.00 WIB.

Jumlah ini turun 86% dari total penumpang pada hari kedua lebaran tahun 2018 mencapai 629.983 orang. Sementara dibandingkan hari kedua lebaran 2018, jumlahnya turun 88,9% dari 749.332 orang.

Sementara KCI  juga mencatat,  ada 448 perjalanan kereta pada masa libur lebaran dua hari ini. KCI sempat menambah 18 perjalanan kereta karena jumlah penumpang meningkat dan agar jaga jarak fisik (physical distancing) tetap bisa dilakukan di dalam kereta.

Apalagi, ada beberapa stasiun yang mengalami antrean panjang penumpang, misalnya Stasiun Angke, Cikarang, dan Karet.

Antrean terjadi sekitar dua jam sebelum keberangkatan pertama, namun antrian dapat terurai dalam waktu 10-15 menit.

(adh/ktn)