Banting Harga, Ojol Maxim Teracam Di Suspend

oleh -
Ojek Online (Ojol) asal Rusia ini terancam kena sanksi dari pemerintah, jika tidak mematuhi ketentuan tarif. Foto: dok maxim

JALAJAHNUSAE.com – Aplikator ojek online (ojol) asal Rusia, Maxim terancam di-suspend (penonaktifan layanan) oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Pasalnya, Maxim dinilai telah melanggar ketentuan tarif  yang sudah ditentukan pemerintah.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, menjelaskan jika Maxim tidak segera mengikuti kebijakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengenai tarif minimum ojol, maka pihaknya akan menghentikan layanan Maxim.

“Kita sudah kirim kemarin surat peringatan kepada Maxim, kita kasih waktu sampai tanggal 24 Januari. Jadi tanggal 24 dia harus merespons, kalau mereka dia tidak merespon. Kemudian Kemenhub minta tutup ya kita akan suspend,” ujar Semuel di Jakarta, Rabu (22/1/2020).