Menyulap Bandara Soetta Jadi Pusat Budaya dan Pariwisata

oleh -
Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini semakin instagramable. Banyak spot menarik yang bisa dikunjungi. Foto:IG-@ @sonics011

JALAJAHNUSAE.com – Untuk memberikan kepuasan pelanggan,Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus berbenah diri. Beberapa sudut kawasan dibangun spot instagramable. Tujuannya agar wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk melalui bandara Soetta bisa merasakan langsung kekayaan alam,seni dan budaya Indonesia.

Maklum, tren kunjungan wisman melalui bandara ini cukup signifikan. Pada tahun 2019, misalnya,jumlah wisman melalui Soetta sebanyak 3,52 juta wisman.

Jumlah ini diprediksi akan meningkat sekitar 13,6% pada tahun 2020, menjadi 4 juta wisman.

Melihat peluang ini, PT Angkasa Pura II (Persero) pun menyinergikan aspek seni, budaya dan pariwisata (art, culture & tourism) sebagai konsep pengembangan layanan serta fasilitas bandara. )

Hal ini sejalan dengan ide Menteri BUMN Erick Thohir yang pernah disampaikan kepada President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

“Supaya bandara bisa mendukung pariwisata maka harus ada unsur art, culture & tourism,” jelas Awaludin.

Adapun konsep art, culture & tourism tersebut juga dipadukan dengan layanan berbasis digitalisasi yang kini sudah tersedia di Bandara Soekarno-Hatta.

Terminal 3 Bandara Soetta. Foto:IG-@bluemooncm78

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan tujuan pengembangan berkonsep art, culture dan tourism adalah supaya Bandara Soekarno-Hatta dapat menjadi salah satu destinasi yang berkesan bagi para wisatawan mancanegara.

“Melalui konsep tersebut maka Bandara Soekarno-Hatta menjadi salah satu ikon dalam memperkenalkan berbagai kekayaan seni, kebudayaan dan pariwisata yang ada di nusantara,” ungkap Muhammad Awaluddin.