Kemenhub Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Tiga Bandara

oleh -
Penandatanganan Kerjasama Pemanfaatan (KSP), Minggu (13/10/19), di Restaurant SEIA Menara Astra, Sudirman, Jakarta. (Foto BKIP Kemenhub)

“Hari ini ada 3 (tiga) bandara yang dikerjasamakan, setelah sebelumnya Bandara Tjilil Riwut di Palangkaraya dan yang akan datang ada ada 1 lagi yaitu Bandara Labuan Bajo. Jadi total ada 5 bandara yang dikerjasamakan. Satu bandara bisa menghemat kira-kira 100 milyar setahun, baik Capex (Capital Expenses) dan Opex (Operational Expenses). Jadi pemerintah bisa melakukan penghematan kira-kira 500 miliar per tahun,” ungkap Budi.

Dengan penghematan ini, diharapkan dapat mengalihkan anggaran untuk memaksimalkan pembangunan dan perawatan bandara lain yang ada di pelosok Indonesia. Skema kerjasama pemanfaatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong pihak swasta lain agar melalukan kerjasama dengan pemerintah.

“Satu sisi pasti memberikan suatu ruang APBN bagi Ditjen Udara untuk bisa memanfaatkan membangun, merawat bandara-bandara di pinggiran dan di pelosok yang selama ini belum maksimal kita lakukan,” lanjut Budi.

“Saya pikir ini suatu iklim investasi yang bagus, karena dengan pemerintah memberikan kesempatan kepada swasta untuk berkembang maka banyak lagi swasta yang percaya bahwa pemerintah memberikan kesempatan yang baik,” tambahnya.