Industri Pariwisata Karawang Bakal Bertumbuh Dengan Kehadiran Kereta Api Cepat

oleh -
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang Acep Jamhuri (kiri) berjabat tangan erat usai menerima cinderamata dari Ketua Umum PHRI Haryadi Sukamdani di acara Pengukuhan Pengurus PHRI Jawa Barat Periode 2020-2025 di Resinda Hotel Karawang,Sabtu malam (08/02/2020). Foto:Jalajah Nusae/adhi

JALAJAHNUSAE.com – Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karawang,Jawa Barat diperkirakan akan semakin melesat di masa yang akan datang. Daerah yang menerapkan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) tertinggi di Indonesia yakni Rp  Rp 4.594.324,- ini sekarang sedang mempersiapkan beberapa megah proyek.

Salah satunya adalah mempersiapkan akses kereta api cepat dan lintasan tol. Dengan demikian, infratruktur ini bukan saja akan mempermudah arus angkutan  industri manufactur,tetapi juga membuka banyak peluang dalam mengembangkan sektor pariwisata.

“Perlu kami sampaikan bahwa Pemkab Karawang terus berupaya untuk melakukan percepatan agar beberapa proyek infrastruktur bisa lebih cepat selesai,” demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri, ketika memberikan sambutan dalam acara Pengukuhan Pengurus DPD PHRI Jawa Barat 2020 di Resinda Hotel Karawang,Sabtu malam (08/02/2020).

Hadir dalam di-acara tersebut Ketua Umum PHRI Haryadi Sukamdani, Ketua DPD PHRI Jawa Barat Herman Muchtar,Ketua BPC PHRI Karawang Gabriel Alexander dan seluruh utusan DPD PHRI seluruh Indonesia.

Dikatakan Acep, bahwa sejumlah proyek strategis nasional di Karawang kini sudah hampir selesai, terutama dalam hal pembebasan lahan.

Sejumlah proyek strategis nasional itu di antaranya adalah Kereta Cepat Indonesia-China dan jalan tol Jatiasih-Sadang.

foto:adhi

Jalan Tol Jatiasih-Sadang bakal melalui Karawang sejauh 20 kilometer. Sementara untuk Kereta Cepat Indonesia-China sepanjang 12 kilometer dengan hampir luas lahan yang mencapai 300 hektar.

Untuk mendukung sejumlah proyek strategis nasional, Pemerintah Kabupaten Karawang pun akan melakukan perbaikan akses dengan melakukan pelebaran jalan menuju TOD Kereta Cepat dan Pintu Tol.

“Upaya pembangunan seperti pelebaran jalan menuju akses ini sudah kita lakukan. Mulai dari jalan Interchange Karawang Barat. Kemudian jalan Badami-Loji yang saat ini sudah diambil alih menjadi jalan provinsi,” paparnya.

(adh)