Demi Keamanan Penumpang, Suryaputra Luncurkan Bus dengan Konsep Physical Distancing

oleh -

JALAJAHNUSAE – BANDUNG,-  Perusahaan jasa angkutan umum Suryaputra telah meluncurkan bus physical distancing yang diproduksi perusahaan industri karoseri Adi Putro di Kantor PT. Citra Karya Pranata ( Mercedes Benz) Bandung, Selasa (1/9).

Hal itu dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan serta kenyamanan penumpang selama berkendara di masa pandemi covid-19.

Bus yang didesign khusus ini menerapkan sejumlah fitur yang mendukung sistem protokol kesehatan covid-19.

Direktur PT. Suryaputra Anugerah Budi Sumadiharja mengatakan bukan rahasia umum lagi bahwa kini masyarakat masih ragu untuk menggunakan kendaraan umum.

Mereka lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Oleh sebab itu, Suryaputra menawarkan solusi jitu berkendara umum yang aman dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang baik.

“Kami menyiapkan bus physical distancing yang intinya untuk menjamin keamanan para penumpang. Mulai dari design sampai ke pelayanannya fokus pada protokol kesehatan covid-19,” ungkapnya.

Budi menerangkan secara design, bus ini mengutamakan jaga jarak. Seperti adanya sekat antara driver dan penumpang, design sheet dibuat dengan konfigurasi 1-1-1 yang disetiap sheetnya sudah dilindungi pula dengan akrilik. Jadi, dengan begini nampaknya akan sangat aman.

Adi Putro juga memasang dua lampu Ultra Violet (UV). Dalam sebuah hasil riset sinar UV dianggap mampu membunuh virus Lampu UV dipasang di bagian depan dan belakang, dan hanya dinyalakan ketika bus dalam kondisi kosong atau tanpa penumpang.

“Berdasarkan riset, sinar UV dianggap bisa membunuh kuman” tegasnya.

Selain design interior bus, Budi melanjutkan crew bus Pariwisata Suryaputra melakukan rapid test sebelum pemberangkatan perjalanan. Sehingga, para penumpang tidak perlu khawatir.

Lalu, bagi penumpang sebelum masuk bus harus mencuci tangan dengan handsanitizer otomatis yang sudah dipasang di pintu bus. Selain itu, mereka juga akan di cek suhu terlebih dahulu sebelum masuk bus.

Budi berharap, bus physical distancing ini bisa menjadi solusi yang baik bagi masyarakat yang hendak bepergian dengan aman entah itu berwisata, ziarah, dan lain-lain.

“Kredibilitas pelayanan Suryaputra sebagai perusahaan angkutan umum pariwisata sudah tidak diragukan lagi. Hal ini dibuktikan dengan sejumlah prestasi yang diraih. Seperti, pada Tahun 2013, Bus Pariwisata Suryaputra meraih Piagam Penghargaan Menteri Perhubungan Republik Indonesia dengan predikat Perusahaan Angkutan Umum Pariwisata dengan Pelayanan Terbaik. Selain itu, Bus Pariwisata Suryaputra juga sudah mengantongi ISO 9001: 2015,” sebutnya.

Terhitung, ada tiga kantor Suryaputra yanh beroperasi di Indonesia. Kantor pusatnya di Bandung sementara kantor cabangnya ada di Jakarta dan Cirebon. Bus Pariwisata Suryaputra memberikan solusi bagi urusan perjalanan wisata, ziarah, bisnis, dan lain-lain di dalam maupun luar kota. (hns)