Ngeri Amat Jika Sriwijaya Air Dipaksa Terbang

oleh -
Sriwijaya Air Group selama ini mencatat telah melayani lebih dari 65 destinasi di tanah air. Kemungkinan maskapai ini akan grounded karena kegagalan manajemen. Foto: IG-@sriwijayaair

JALAJAHNUSAE.com- PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk (GMFI) atau GMF tampaknya bertekad bulat untuk tidak lagi memberikan ruang kepada  Sriwijaya Air.

Pasalnya, kondisi manajemen maskapai tersebut makin memburuk. Tidak saja mulai terseok-seok, tapi seperti besi tua yang “karatan” karena mulai kesulitan memperoleh suku cadang.

Ya, PT Sriwijaya Air Group memang sudah cukup berat dan sulit bagi maskapai milik Chandra Lie ini untuk terus melanjutkan operasional.

Standar keamanan menjadi perhatian para direksi, yang ujung-ujungnya membuat dua direksi maskapai tersebut mundur dari kursi jabatannya.

Direktur Teknik Sriwijaya Romdani Ardali Adang mengatakan untuk melanjutkan operasional cukup berat karena kondisi suku cadang sudah tidak ada.

“Kami sangat peduli terhadap safety penerbangan, makanya kita buat surat laporan terkini yang dilakukan oleh direktur safety,” kata Romdani sebagai mana dikutip CNBC Indonesia, Selasa (1/10/2019) kata Romdani.