IHKA Gelar Seminar Nasional dan Pengukuhan Pengurus Baru

oleh -
Seminar Nasional IHKA. (Foto JalajahNusae/Iwan)

JALAJAHNUSAE.com – Indonesia Housekeepers Association (IHKA) dalam memperingati perjalanan kiprahnya selama 42 tahun, menggelar kegiatan seminar nasional dan pameran, sekaligus pengukuhan pengurus Badan Pengurus Pusat (BPP) IHKA. Acara berlangsung di HARRIS Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung, Senin (10/2/20).

Acara yang bertajuk National Workshop & Exhibition tersebut, mengusung tema “Total Quality Management”. Diikuti sekitar 500 lebih peserta yang berasal dari anggota Badan Pengurus Daerah (BPD) IHKA dan Badan Pengurus Cabang (BPC) IHKA se-Indonesia.

Menurut Ketua Umum BPP IHKA, Ahmad Kamil, selain menggelar seminar nasional dan pameran, serta pengukuhan pengurus baru BPP, BPD, dan BPC IHKA, acara ini juga sebagai ajang silaturahmi dan perkenalan pengurus baru kepada para anggota.

“Pengurus baru BPP yang diketuai saya sekarang ini merupakan hasil Munas IHKA pada Februari 2019 lalu di Semarang. Peserta yang hadir pun melebihi target kita. Targetnya 500 orang undangan dan panitia. Namun yang hadir alhamdulillah 500 lebih undangan dan tamu,” papar Kamil saat diwawancarai Jalajah Nusae di sela-sela acara.

Kamil menjelaskan, alasan mengambil tema Total Quality Management yakni sejalan dengan program Presiden Joko Widodo yang menginginkan pengembangan SDM di semua lini.

“Lewat seminar ini, kita ingin mengembangkan kompetensi dan kemampuan para housekeeper agar lebih dapat bersaing dengan para pekerja dari luar negeri. Selain seminar, kita juga mendirikan lembaga profesi LSP HKI untuk memberikan sertifikasi kepada para housekeeper,” jelasnya.

Ketua Umum BPP IHKA Ahamad Kamil. (Foto JalajahNusae/Iwan)

Peran sertifikasi ini, lanjut Kamil, dijalankan bekerja sama dengan pemerintah, seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Tenaga Kerja, dan lainnya.

“Tadi juga sambutan dari perwakilan Kemenparekraf yang diwakili Pa Erpin dari STP Bandung mengatakan, sudah ada sekitar 1900 housekeeper yang sudah kita sertifikasi. Pesan dari pemerintah setelah disertifikasi juga, IHKA dapat menyalurkannya kepada industri, seperti hotel, restoran, building, rumah sakit, sekolah pariwisata. Alhamdulillah sudah 80 persen tersalurkan,” papar Kamil.

Sekadar informasi, IHKA sendiri berdiri sejak 1978, jadi sudah berusia 42 tahun. Hingga kini sudah memiliki 19 Badan Pengurus Daerah (BPD) setingkat provinsi dan 16 Badan Pengurus Cabang (BPC) setingkat kota/kabupaten di Indonesia. Dan BPP IHKA berpusat di Jakarta.

Terakhir, Kamil dengan IHKA dalam turut serta memajukan pariwisata Indonesia, berharap dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah dan beberapa asosiasi profesi lainnya untuk mengembangkan potensi SDM, khususnya para housekeeper di dunia perhotelan maupun restoran.***(IG)