Sensasi Menginap di Hotel Kapsul Bandung di Kamar Kapal Pesiar

oleh -
Horel Capsul di Kota Bandung, Jawa Barat mulai banyak diminati kalangan milenial. (Foto:IG-@tabhotelbandung)

BANDUNG, Jalajahnusae.com – Bagaimana rasanya menginap di hotel kapsul, tapi rasa seperti di kamar kapal pesiar.

Ini bisa dirasakan ketika kita staycation di TAB Capsule Hotel Bandung di Jalan Otto Iskandardinata Nomor 582, Kota Bandung, Jawa Barat.

“Jadi sejak Senin (23/11/2020) kemarin, kami menghadirkan compact room, sebuah inovasi baru pengembangan hotel kapsul di Tanah Air,” kata Pendiri TAB Capsule Hotel, Frangky Tanimena, di Kota Bandung, Rabu (25/11/2020).

Frangky menuturkan kehadiran compact room seakan memupus kelemahan hotel kapsul lainnya yang terkesan sempit dan fasilitas terbatas.

Pasalnya, kata dia, compact room ini dilengkapi berbagai fasilitas lengkap, mulai tempat tidur quees size, TV 32 inch, brankas, air conditioner, wifi, charger station, hingga fasilitas kamar mandi dengan design mewah dan futuristik.

Frangky menuturkan, dirinya pertama kali mendirikan hotel kapsul pada 2017 lalu di Surabaya. Namun, seiring berjalannya waktu, dirinya melihat adanya kelemahan dari hotel kapsul karena pasangan yang menginap harus dipisah, yakni di kapsul khusus perempuan dan laki-laki.

“Oleh karenanya, pada 2020 ini, kami hadir dengan konsep baru, yakni compact room dengan ruangan seluas kamar kapal pesiar yang di dalamnya terdapat berbagai fasilitas lengkap. Melalui compact room, kami ingin mengakomodir segmen couple,” tutur Frangky.

Ia menuturkan konsep compact room ini mengakomodir kekurangan dari capsule bed itu di mana tamu laki-laki harus dipisah dari tamu perempuan.

“Sehingga, kami pertama kali hadir di Indonesia dan di Kota Bandung di hotel kami yang baru ini,” kata Frangky.

Lebih lanjut Frangky mengatakan, mengusung moto clean, comfort, and cost friendly, hotelnya juga menghadirkan suasana kehangatan rumah dan pelayanan yang ramah sekaligus menambah keunikan Bandung sebagai destinasi wisata favorit.

Selain itu, lokasinya yang berada di jantung Kota Bandung membuat hotel kapsul ini sangat strategis dan mudah diakses dari berbagai arah karena sangat berdekatan dengan Terminal Leuwipanjang maupun Stasiun Bandung.

Frangky menyebutkan, selain berdekatan dengan Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Pulau Jawa, Bandung yang selama ini dikenal sebagai destinasi favorit wisatawan menjadi alasan pihaknya mendirikan hotel kapsul di Kota Bandung.

“Selain itu, dari sisi bisnisnya, Bandung juga memiliki ekonomi yang baik,” katanya.

Meski menyuguhkan compact room dengan sensasi menginap di Kapal pesiar mewahnya, kata Frangky,  hotelnya tetap menyediakan capsule bed dengan fasilitas yang tak kalah keren.

Selain dilengkapi tempat tidur yang nyaman, TV, air conditioner, wifi, hingga brangkas pun tersedia di capsule bed.

“Di Bandung, kami hadir dengan 96 capsule dan 17 compact room,” kata Frangky.

Lebih lanjut Franky mengatakan, di tengah situasi pandemi COVID-19, pihaknya juga membuat sebuah terobosan baru, yakni hadirnya fasilitas self check in-out yang terkoneksi dengan alat pembayaran bank (mesin EDC) atau e-payment.

Lewat inovasi karya anak bangsa tersebut, tamu hotel tak perlu lagi tatap muka dengan resepsionis.

“Selain itu, selama pandemi, kami pun menerapkan protokol kesehatan, khususnya bagi tamu yang menginap di capsule bed dengan adanya jarak antara capsule dengan capsule lainnya,” ujarnya.

Franky menambahkan, meski mengusung konsep futuristik dan mewah serta fasilitas lengkap, harga yang ditawarkan hotelnya cukup terjangkau.

Hal itu sesuai dengan salah satu motto hotelnya, yakni cost friendly. Selain itu, sejak awal, pihaknya memang menyasar segmen midle dan midle low.

“Saat ini, kami hadirkan rate promo dimana capsule bed Rp99.000 dan compact room Rp199.000. Kami berikan pilihan kepada tamu untuk memilih budget yang sesuai,” sebutnya.

Frangky berharap, kehadiran TAB Capsule Hotel Bandung menambah khasanah pariwisata, khususnya di Kota Bandung dan sekitarnya sekaligus menguatkan Bandung sebagai salah satu destinasi wisata pavorit nasional. (*/adh)

Sumber: Antaranews