Moment Libur Panjang, Hotel di Jabar Targetkan Okupansi 70 Persen

oleh -
Petugas The Luxury Trans Hotel Bandung menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam melayani tamu. (Foto: Jalajah Nusae/adhi)

BANDUNG, Jalajahnusae.com – Hotel di Jawa Barat memanfaatkan libur panjang cuti bersama 28-31 Oktober 2020 dengan menargetkan keterisian kamar hotel (okupansi) sebesar 70 persen.

“Untuk menutupi okupansi yang anjlok pada bulan September dan Oktober, jelang libur panjang ini kami berharap ada peningkatan keterisian kamar. Target kami 70 persen,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat, Herman Muchtar, kepada Jalajahnusae.com,  (26/10/2020).

Beberapa destinasi yang menjadi favorit wisatawan seperti kawasan Lembang Bandung Barat, Puncak Bogor, Pangandaran, Garut, Herman meminta, agar mempersiapkan diri dengan baik.

Terutama dalam hal protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penularan virus corona (Covid-19).

“Kepada pengelola hotel dan restoran, aya minta agar mempersiapkannya dengan baik, terutama melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat terutama bagi karyawan dan kedua bagi tamu. Tamu yang tidak disiplin, ya  jangan suruh masuk,” tegas Herman.

Jika sebelumnya, okupansi kurang dari 30 persen, pada weekend—yang bertepatan dengan libur panjang cuci bersama ini diharapkan bisa naik menjadi 70 persen.

“Untuk Puncak Bogor, Pangandaran, Bandung Barat Lembang, okupansinya  cukup bagus. Selanjutnya Pelabuhan Ratu, Kuningan juga bagus. Mudah-mudahan  Depok, Cianjur dan Garut ikut tergerak naik okupansinya,” tambah Herman.

Sementara itu Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Jawa Barat Iwan Rismawardani menghimbau agar anggota IHGMA tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Kalau soal target, posisi kita juga agak dilematis ya, karena terbentur oleh peraturan wali kota (Perwal) terkait pembatasan keterisian kamar hotel yang hanya boleh di 50 persen dari kapasitas. Yang jelas, kami menitikberatkan pada protokol kesehatan. Karena kami anggap ini sangat penting agar tidak muncul klaster hotel,” kata Iwan.

Ditambahkan Iwan – yang juga Corporate General Manager Sari Ater Hotel & Resort bahwa berdasar pengalaman sebelum pandemi long weekend di Bandung selalu fully booked.

“City Occ MTD sampai 25 Oktober hanya 38.6%. Long weekend sekarang bila mencapai 50% sudah sangat baik,” paparnya. (adh)