Jaringan Hotel Dunia Marriott Wajibkan Tamu Mengunakan Masker

oleh -

JALAJAHNUSAE.com – Mulai 27 Juli 2020 mendatang, jaringan hotel di dunia Marriott mulai mewajibkan para tamu atau pengunjung menggunakan masker.

Properti Marriott segera beroperasi kembali di tengah era new normal (normal baru) pandemi virus corona.

Marriott dengan tegas meminta para tamunya untuk mengenakan masker saat berada di lobi dan ruang publik lainnya.

Jaringan hotel yang memiliki lebih dari 7.300 properti di seluruh dunia ini telah mewajibkan karyawan mengenakan masker selama beberapa bulan.

Namun dalam sebuah pesan video yang dirilis Senin (20/7/2020), CEO Arne Sorenson mengatakan saat ini mandat tersebut juga berlaku bagi untuk para tamu.

“Para ahli kesehatan telah menjelaskan bahwa memakai masker di ruang publik adalah salah satu langkah termudah yang bisa kita lakukan untuk melindungi satu sama lain dan mengurangi penyebaran COVID-19,” kata Sorenson dalam siaran resminya melalui chanel Youtube.

Pengumuman Marriott mengikuti pedoman untuk pelancong yang dikeluarkan minggu lalu oleh American Hotel and Lodging Association, sebuah kelompok perdagangan.

Panduan tersebut meminta para tamu untuk mengenakan masker dan berlatih menjaga jarak sosial di area umum hotel.

Mereka juga meminta para tamu untuk meminimalisir penggunaan layanan housekeeping serta melakukan check-in dan check-out tanpa kontak jika memungkinkan.

Asosiasi juga memuji negara-negara yang mewajibkan penggunaan masker di ruang publik dalam ruang.

Selain Marriott, jaringan Hyatt Hotel juga telah mewajibkan penggunaan masker untuk hotel-hotelnya yang ada di Amerika Serikat dan Kanada.

Sementara itu, Hilton mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya berencana mewajibkan tamu mengenakan masker, tetapi memberitahu lebih lanjut soal tanggal penerapannya.

Mengutip dari keterangan resmi di situs Hilton, hotel yang beroperasi di 85 negara itu telah bermitra dengan RB, perusahaan yang membuat Lysol dan Dettol, untuk membantu memberikan pengalaman menginap yang lebih bersih bagi tamu melalui program Hilton CleanStay.

Untuk pembersihan kamar, Hilton fokus pada sepuluh titik utama, mulai dari tombol listrik, gagang pintu, permukaan kamar mandi, kasur, meja, bangku, sampai remote TV.

Banyak property hotel yang harus menguba beberapa panel guna memberikan fasilitas pengamanan dari penularan virus corona (Covid-19).

(adh)