Industri Perhotelan Dunia Melirik Robot Pengganti Pramusaji, Bagaimana Dengan Indonesia?

oleh -
Beberapa negara di dunia mulai melirik tenaga robot sebagai pengganti pramusaji di hotel dan restoran pasca pandemi corona, Covid-19. foto: youtube

JALAJAHNUSAE.com – Memasuki fase tatanan kehidupan baru (new nomal) dunia mulai bergeser pada pola hidup yang menekankan pada keselamatan kerja dan kesehatan (Occupational safety and health– OSH)

Inovasi teknologi pun hadir di industri hotel dan restoran untuk menciptakan kondisi aman pada fase “new normal” setelah dunia dilanda wabah virus corona.

Misalnya di Belanda, sebuah restoran memboyong robot sebagai staf baru, menggantikan pramusaji yang bolak-balik mengantarkan minuman untuk para tamu. Robot dikerahkan untuk mengurangi kontak fisik dengan staf manusia di restoran.

Sebetulnya memanfaatkan robot di dunia perhotelan sudah dilakukan Jepang jauh sebelum muncul pandemi corona. Hotel menempatkan robot ini di Front Office sebagai penerima tamu.

Bagaimana dengan hotel dan restoran di Indonesia?

“Secara keseluruhan, penggunaan teknologi dalam operasional yang berubah banyak tidak ada, yang berubah protokolnya saja,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Hariyadi Sukamdani dalam konferensi pers daring, baru-baru ini.

COO ARTOTEL Group Eduard Rudolf Pangkerego menambahkan, ada dua jenis teknologi, yakni teknologi yang bisa menggantikan orang serta teknologi yang memudahkan sistem beroperasi.

Menurut Eduard, yang dicari saat ini adalah teknologi yang memudahkan sistem untuk beroperasi.

Pada fase normal baru, teknologi yang bisa meminimalisasi kontak fisik dapat membantu di tengah protokol kesehatan di mana pembatasan jarak sangat ditekankan untuk mencegah penyebaran virus.