Perayaan Akhir Tahun Di Tengah Pandemi,  Apa Yang Dilakukan GM Hotel

by -
Ketua Indonesian Hotel general Manager Association (IHGMA) DPD Jawa Barat, Iwan Rismawardani. (Foto: Jalajah Nusae/adhi)

BANDUNG, Jalajahnusae.com – Perayaan akhir tahun selalu menjadi momentum bagi masyarakat untuk berlibur.

Entah pergi mengunjungi tempat wisata menarik di beberapa kota tertentu, atau ke rumah saudara yang sudah lama tidak bertemu.

Begitu pun dengan hotel dan restoran, berbagai paket menarik pun dipersiapkan. Mulai dari  konsep all you can eat, pesta kembang api hingga hiburan lainnya.

Tapi di tengah pandemi corona seperti sekarang, perayaan akhir tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 akan sangat berbeda. Bahkan mungkin tidak ada perayaan sebagaimana mestinya menyusul adanya pelarangan perayaan akhir tahun oleh pemerintah.

Lalu apa yang dilakukan General Manager (GM) hotel menghadapi situasi pandemi di penghujung tahun ini?

“Kami harus mengikuti Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait situasi pendemi corona saat ini. Dan, kami telah menghimbau kepada seluruh anggota untuk tetap memperketat protokol kesehatan (prokes), baik dilingkungan hotel maupun di luar,” kata Iwan Rismawardani, Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Jawa Barat kepada Jalajahnusae.com, Kamis (17/12/2020).

Menurut Iwan, dengan tetap menjalankan operasional hotel berbasis prokes yang ketat maka bisa mengurangi potensi penyebaran Covid-19.

“Kalau prokes ini dijalankan dengan patuh oleh semua insan pariwisata, saya optimis bahwa kita akan  menjadi lebih baik. Jaga imun masing-masing, ikuti anjuran pemerintah karena memang mereka yang lebih paham,” kata Iwan.

“Untuk tahun ini kita sedikit mengalah, tapi untuk melangkah ke depan lebih baik lagi,” tambahnya.

Sementara itu beberapa General Manager Hotel di Kota Bandung yang dihubungi Jalajahnusae.com mengungkapkan bahwa mereka lebih memilih tidak menyiapkan konsep spesial untuk moment malam tahun baru.

“Posisinya serba salah kita. Pemerintah sudah jelas melarang perayaan akhir tahun atau pergantian tahun yang menimbulkan kerumuman. Tapi hotel kan tetap buka, tamu ada. Paling kita hanya menyampaikan ke tamu, bahwa tidak ada event atau sejenisnya—yang bernuansa keramaian,” kata salah seorang GM hotel bintang 4 di Kota Bandung.

Dibagian lain, General Manager éL Hotel Royale Bandung Iyok Supriatna mengatakan bahwa pihaknya pada moment akhir tahun dan memasuki tahun baru 2021 hanya menyiapkan paket kamar dan dinner.

“Karena perwal-nya tidak memperbolehkan acara live music, kami hanya menyediakan paket kamar dan dinner saja,” kata Iyok. (adh)