Jakarta dan Jatim Terbanyak Siapkan Kamar Hotel Isolasi Mandiri

oleh -
Salah seorang petugas sedang membersihkan meja kamar Hotel Pomelotel Jakarta. Hotel ini memutuskan menjadi akomodasi berbayar pasien Covid-19. (Foto:IG-@pomelotel_jakarta)

JAKARTA, Jalajahnusae.com – Dua provinsi yakni DKI Jakarta dan Jawa Timur tercatat sebagai daerah yang terbanyak menyiapkan kamar hotel untuk isolasi mandiri pasien Covid-19.

Di DKI Jakarta tersedia 4.333 tempat tidur yang tersebar di 33 hotel di seluruh wilayah Ibukota. Sedangkan di Jawa Timur dengan 2.160 tempat tidur dari 16 hotel.

Sementara itu, provinsi Papua  memberikan kontribusi 1.797 tempat tidur dari 20 hotel.

Seperti dilansir laman Covid19, Sabtu (10/10/2020), sebanyak 120 Hotel Isolasi Mandiri disiapkan pemerintah bekerja sama dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI) untuk merawat pasien positif Covid-19 tanpa gejala atau OTG yang tidak memiliki tempat untuk menjalankan isolasi mandiri.

Melansir dari laman Covid19, Sabtu (10/10/2020), sejumlah hotel yang tersebar di sembilan provinsi itu memiliki kapasitas hunian sebanyak 13.334 tempat tidur.

DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Papua menjadi tiga daerah dengan kapasitas hunian terbanyak dalam jumlah hotel isolasi mandiri.

Di DKI Jakarta tersedia 4.333 tempat tidur yang tersebar di 33 hotel di seluruh wilayah Ibukota.

Rinciannya Jakarta Pusat 14 hotel, Jakarta Selatan 5 hotel, Jakarta Timur 3 hotel, Jakarta Barat 5 hotel, dan Jakarta Utara 6 hotel.

Kemudian disusul Bali 1.547 tempat tidur dari 12 hotel, Jawa Barat ada 1.169 tempat tidur dari 12 hotel, dan Sulawesi Selatan 1.156 tempat tidur dari 8 hotel.

Sedangkan tiga hotel dengan kapasitas hunian paling rendah adalah Kalimantan Selatan tersedia 815 tempat tidur dari 11 hotel, Sumatera Utara tersedia 184 tempat tidur dari 6 hotel, dan terakhir Jawa Tengah tersedia 173 tempat tidur dari 2 hotel.

Penyediaan 120 hotel isolasi mandiri adalah bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat.

Lantaran masih tingginya tambahan kasus positif corona, pemerintah juga meminta masyarakat memiliki tanggung jawab yang tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan. Tujuannya untuk menekan wabah corona, dimulai dari menekan angka penularan.

Untuk itu, pemerintah menekankan pentingnya perilaku 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan. (*/adh)