PT Jaswita Akan Melakukan Perubahan Manajemen Prama Grand Preanger Hotel

oleh -
Proses penandatangan penyelesaian pengelolaan Prama Grand Preanger Hotel antara PT Jaswita dengan PT PT Bina Inti Dinamika (BID). Foto: Ist

JALAJAHNUSAE.com – PT Jasa dan Kepariwisataan Jawa Barat (PT Jaswita) memutuskan untuk melakukan perombakan manajemen Prama Grand Preanger Hotel di Jalan Asia Afrika No 81,Kota Bandung. Hal ini dilakukan sesuai visi dan misi pemegang saham, yakni pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Pasti, ada perubahan dalam manajemen sesuai amanat pemegang saham. Kapan waktunya, kita sudah berjalan untuk itu,” kata Direktur Keuangan dan SDM PT Jaswita, Shobirin Faturahman Hamid kepada Jalajahnusae.com,Senin (03/02/2020).

Menurut Shobirin, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan masa transisi setelah berakhirnya masa pengoperasian Hotel Preanger selama 30 tahun oleh PT Bina Inti Dinamika (BID).

PT Jaswita telah  mengakhiri kerja sama dengan BID pada, Minggu (02/02/2020). Penandatangan penyelesaian pengelolaan hotel yang masuk dalam bangunan heritage tersebut disaksikan oleh berbagai pihak terkait.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpesan agar PT Jaswita bisa  mengelola sektor pariwisata secara mandiri sehingga  tidak hanya menjadi “tuan tanah”, tapi juga mampu menjadi pengelola dan muaranya akan mampu menjadikan sektor pariwisata sebagai motor pembangunan di Jawa Barat.

Sebagai salah satu perusahaan daerah, Gubernur Jawa Barat berharap Jaswita  mampu mengelola aset strategis milik Pemprov Jawa Barat yang tersebar di 27 kota/kabupaten.

“Oleh karena itu, dengan penyelesaian perjanjian kerjasama ini yang telah ditentukan berakhir pada 2 Februari 2020, kami memutuskan untuk mengelola Grand Hotel Preanger,” kata Shobirin.

foto: ist

Sebagai tindak lanjut dari penyelesaian kerjasama ini, PT Bina Inti Dinamika masih diberi waktu untuk membereskan masalah internal serta membantu proses audit yang akan dilakukan oleh lembaga independen atau BPKP serta memberikan alih pengetahuan kepada tim Jaswita.

“Penyelesaian kerjasama ini sejalan dengan visi Pemprov Jabar yang menjadikan pariwisata sebagai lokomotif pembangunan. Jaswita Jabar ikut mendukung dengan cara terjun langsung ke industri perhotelan agar bisa berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambahnya.

Pada kesempatan itu, PT Jaswita mngucapkan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada PT BID atas kerjasama selama 30 tahun. PT BID telah menjadi Grand Hotel Preanger sebagai salah satu simbol dan daya tarik pariwisata di Jabar.

Sebagaimana diketahui, Jaswita Jabar memiliki beberapa hotel yang dikerjasamakan dengan mitra-mitra strategis. Di antaranya Hotel Aryaduta Bandung, Hotel Salak Heritage Bogor, dan Hotel Perdana Wisata Bandung.

Pada 2020, Jaswita Jabar akan membangun beberapa proyek strategis di antaranya Hotel Bandara Kertajati di Majalengka, Resort dan Pusat Budaya di Pangandaran, pembangunan kawasan wisata di Ranca Upas Ciwidey, serta cafe dan hotel di Jalan Ambon Kota Bandung.

Selain itu, Shobirin memastikan dalam pengelolaannya, Jaswita telah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni agar memastikan bisnis di hotel tersebut tetap berlangsung dengan baik.

Apalagi, sesuai amanat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Jaswita tahun ini ditargetkan mampu meraup untung hingga empat kali lipat dari tahun sebelumnya.

(adh)