Kemenparekraf Fokus Promosikan Pariwisata Melalui Digital Konten

oleh -
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio. Foto: Jalajah Nusae/adhi

JALAJAHNUSAE.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengemukakan untuk promosi pariwisata ke depan pihaknya akan banyak memanfaatkan media digital, karena itu akan lebih efektif dan spesifik.

“Kita akan menyiapkan paket-paket wisata dengan harga yang menarik. Melakukannya melalui digital. Sebab di era pandemi corona Covid-19 ini atau era digitalisasi terakselerasi dengan cepat. Hal itu terjadi dalam berbagai sektor, termasuk untuk promosi pariwisata,” ujar Wishnutama dalam dialog di YouTube, Kamis (28/5/2020).

Menurut Wishnutama, target penerapan New Normal tergantung dengan kesiapan daerah masing-masing.

“Ada daerah yang sudah siap dan sangat detail dengan segala sesuatunya. Itu tentunya jadi salah satu tolak ukur kita juga,” jelasnya.

Wishnutama melanjutkan persiapan New Normal perlu dilakukan sekitar satu bulan sejak daerah itu dinyatakan dibuka.

“Bukan dari sekarang ya, tapi satu bukan sejak saat daerah tersebut bisa dibuka,” tegas Wishnutama.

Khusus di sektor pariwisata, banyak sekali yang sedang dipersiapkan untuk dibuka. Tidak hanya wisata alam, tapi juga restoran, hotel, dan berbagai jenis wisata.

“Semua sudah kita persiapkan. Saat ini dalam tahap sinkronisasi dan harmonisasi, termasuk dengan Gugus Tugas. Jadi, ini perlu dikoordinasikan dengan Gugus Tugas karena sangat penting,” imbuh Wishnutama.

Lebih lanjut Wishnutama menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi juga dengan pihak Garuda, jika destinasi wisata dinyatakan dibuka, termasuk dengan pihak hotel.

Wishnutama mengajak agar semua industri pariwisata tetap memperhatikan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan, baik pihak bandara, hotel, dan yang lain-lain.

“Jika perlu, misalnya, mereka yang melanggar dicabut izinnya,” tandas Wishnutama.

(adh)