Kadin: Ekonomi RI Dalam Ketidakpastian dan Sangat Berat

oleh -
Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P Roeslani saat menjadi narasumber dalam webinar yang diselenggarakan oleh KAFEGAMA86 dan mengangkat tema “Kiat Dunia Usaha Bertahan & Mencari Peluang Menghadapi Covid-19”. foto: dok kadin

JALAJAHNUSAE.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai ekonomi Indonesia masuk dalam kondisi sangat berat. Kondisi yang sangat berat ini diperkuat dengan jumlah pekerja yang dirumahkan maupun kena PHK mencapai jutaan orang.

“Kalau dari Kemenkeu apabila yang dirumahkan sudah lebih dari 5,2 juta orang, ekonomi kita sudah sangat berat. Menurut Kemenkeu juga pertumbuhan ekonomi kita minus 0,,4%,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani dalam diskusi virtual, Sabtu (16/5/2020).

Selain itu, Rosan mengatakan, pada kuartal I 2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 2,97%. Sebuah angka yang membuat kaget banyak orang.

Pasalnya, beberapa hari sebelumnya pemerintah sempat merilis angka proyeksi ekonomi yakni di level 4,5%-4,7% namun jauh berbeda dengan angka realisasi.

Rosan menyebut pada kuartal II 2020 Kadin memproyeksi ekonomi nasional akan lebih berat dibanding kuartal I 2020. Ekonomi Indonesia akan mengalami kontraksi 3-5%.