Ketua PHRI Badung,Rai: PLN Seharusnya Lebih Fleksibel Ditengah Covid-19

oleh -
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung,Bali, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya . Foto:ist

JALAJAHNUSAE.com – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung,Bali I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya menyarankan agar Perusahaan Listrik negara (PLN) lebih fleksibel dalam menerapkan kebijakan ditengah pandemi corona.

“Karena saat ini operasional sedang tutup (closed). Jadi bagaimana bisa membayar karyawan,apalagi bayar PLN,” kata Rai ketika dihubungi Jalajahnusae.com,Kamis (14/5/2020)

Menurut Rai—yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung ini, PHRI selama ini merupakan rekanan PLN yang memiliki kontribusi cukup besar. Anggota PHRI sudah menjadi pelanggan PLN sejak berpuluh-puluh tahun.

“Kita sangat paham dengan biaya operasional PLN .Tapi juga harus paham dan peka terhadap situasi saat ini. Paling tidak,PLN bisa memberikan keringanan terhadap industri pariwisata yang sedang terpuruk seperti sekarang,” lanjut Rai.

Oleh sebab itu, Rai memberikan saran kepada PLN supaya semua bisa berjalan dengan baik. Industri pariwisata bisa tetap survive dan PLN akan lebih baik ke depan.

Saran tersebut adalah:

1.PLN wajib memberikan discount seperti yang diberikan kepada pelanggan Rumah Tangga (RT).

2 .Industri Pariwisata / PHRI tadak minta gratis, namun kebijakan discount 50%.

3.Penundaan Pembayaran karena situasi keuangan tidak memungkinkan,karn kekuatan pengusaha tidak lebih dari 3 bulan.

4.PLN adalah perusahaan BUMN jada harus saling menghidupkan untuk long term mutual benefit relationshift.

(adh)