Pelatihan Marketplace Dorong Pengusaha Muda Unggul di Bogor

oleh -
Pelatihan pemasaran Online bagi pengusaha muda di Kota Bogor, Senin (09/11/2020). (Foto: humas bogor)

BOGOR, Jalajahnusae.com – Ada 240 anak muda berkumpul untuk mengikuti pelatihan pemasaran online (marketplace) di Kota Bogor.

Untuk gelombang II dengan diikuti 40 peserta langsung mendapatkan trik dan tip memasarkan produk melalui during dari Grab Indonesia.

Pelatihan pemasaran online ini digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor yang berlangsung di lantai 2 Mall BTM, Senin (9/11/2020).

“Pelatihan ini digelar selama enam hari karena ada 240 peserta. Jumlah ini kami bagi ke dalam enam sesi dengan satu sesi berjumlah 40 peserta,” ujar Kepala Disperindag Kota Bogor Ganjar Gunawan.

Ganjar mengatakan, peserta pelatihan di gelombang kedua ini berbeda dari gelombang pertama. Pada gelombang pertama, peserta berasal dari setiap perwakilan kecamatan 40 orang.

Sementara di gelombang kedua dari komunitas pengrajin batik Cibuluh dan juga dari peserta Young and Preneur Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor.

“Rata-rata peserta sudah mempunyai usaha dan beberapa sedang merintis usaha,” kata Ganjar.

Di masa Pandemi Covid-19 saat ini tidak dipungkiri setiap orang harus bisa survive atau bertahan terutama bagi mereka yang mempunyai usaha dan merintis usaha harus memiliki keahlian teknologi.

Tak ayal, pihaknya berharap setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan teknik-teknik digital marketing.

“Sehingga usaha mereka dapat berkembang, meningkatkan penjualan dan ini tentunya akan berdampak pula pada kesejahteraan masyarakat Kota Bogor,” kata Ganjar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah mengatakan, saat ini memang sudah eranya digitalisasi, bahkan jauh sebelum Covid-19.

Pasalnya mereka yang cepat dan mampu membaca peluang lah yang akan menang dan unggul sekalipun tidak mempunyai modal yang besar.

“Orang-orang sekarang mencari barang-barang di online, jadi akan sangat menguntungkan jika kita pun turut di digital marketing atau jualan secara online,” kata Syarifah. (*/adh)