Bakal Untung Gede, ADHI Raih Rp 13,3 Triliun Dari Proyek LRT

oleh -
Ilustrasi. Light Rail Transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodetabek) segera dibangun oleh PT Adhi Karya Tbk. (Foto:IG)

JAKARTA, Jalajahnusae.com – Di tengah situasi pandem, bisnis  PT Adhi Karya (Persero) Tbk tampaknya tetap akan kinclong.

Perusahaan konstruksi pelat merah dengan kode emiten ADHI itu diketahui baru saja meraih Rp13,3 triliun dari proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. Fantastik ya!

Menurut Corporate Secretary Adhi Karya Parwanto Noegroho, dikutip dari Bisnis, pihaknya telah menerima pembayaran ketujuh dari proyek LRT Jabodebek pada 30 Desember 2020 lalu, yakni senilai Rp1,1 triliun termasuk pajak.

Lebih lanjut, dalam keterangan resminya, pembayaran tersebut dilakukan berdasarkan progres pekerjaan dari Januari 2020 sampai dengan Juni 2020 lalu.

Dengan begitu, kini secara keseluruhan, Adhi Karya telah menerima pembayaran proyek LRT senilai Rp13,3 triliun, termasuk pajak.

Progres LRT

Sementara itu, hingga 11 Desember 2020, progres pengerjaan prasarana LRT Jabodebek Tahap I telah mencapai 80,7 persen.

Lebih rincinya, progres LRT di masing-masing wilayah yakni sebagai berikut:

Lintas pelayanan I Cawang—Cibubur telah selesai dikerjakan 92,6 persen

Lintas pelayanan II Cawang—Kuningan—Dukuh Atas sebesar 77,7 persen.

Lintas pelayanan 3 Cawang—Bekasi Timur sebesar 88,9 persen

Lintas depo di Bekasi Timur 88,9 persen.

Proyek Tol Banda Aceh

Rupanya, enggak hanya sibuk ngerjain LRT, Adhi Karya juga kebanjiran rezeki dari proyek Jalan Tol Banda Aceh-Sigli.

Berdasarkan proyek tersebut, Adhi karya mendapatkan Rp5 miliar dari pembayaran kedua, yang diterima dari PT Hutama karya (Persero).

Sementara itu, Purwanto juga mengatakan kalau secara keseluruhan Adhi Karya telah menerima pembayaran atas pembangunan Jalan Tol Banda Aceh-Sigli senilai Rp2 triliun.

Adapun, hingga 25 November 2020, progres pembangunan Jalan Tol Banda Aceh-Sigli telah selesai dikerjakan hingga 61,9 persen. (BI/adh)